Inti Pembahasan
- Time charter adalah persetujuan penyewaan kapal untuk jangka waktu tertentu.
- Time charter ideal untuk bisnis yang memiliki kebutuhan konsisten dalam jangka panjang.
- Time charter dan voyage charter memiliki sejumlah perbedaan di sisi definisi, tanggung jawab, fleksibilitas, dan biaya yang ditanggung.
Time charter merupakan salah satu jenis ship chartering yang sering digunakan untuk pengiriman internasional, khususnya untuk komoditas berat. Berbeda dengan skema chartering lainnya, seperti voyage charter, time charter menyewakan kapal sesuai dengan periode yang disetujui.
Artikel ini membahas definisi, keunggulan, dan kekurangan time charter. Untuk itu, pelajari informasi lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Time Charter?
Time charter adalah kontrak penyewaan kapal untuk durasi spesifik, misalnya tiga atau enam bulan. Biasanya, biaya sewa dihitung per hari atau per bulan. Penyewa dan pemilik kapal memiliki peran masing-masing dalam time charter, seperti:
- Pemilik kapal: Mengurus navigasi, kru, dan perawatan kapal (termasuk biayanya).
- Penyewa: Menanggung biaya pelayaran, seperti biaya pelabuhan dan bahan bakar.
Time charter ideal untuk bisnis yang membutuhkan layanan pengiriman via laut yang konsisten dalam jangka panjang, mengelola logistik tanpa memiliki kapal pribadi, serta memiliki kebutuhan pengiriman yang stabil dan dapat diprediksi.
Baca juga: Freight Forwarding: Pengertian, Cara Kerja, dan Jenisnya
Keunggulan dan Kekurangan Time Charter
Sebelum memilih untuk time charter kapal, Anda perlu mempertimbangkan keunggulan dan kekurangannya. Berikut adalah informasinya:
Keunggulan time charter:
- Penyewa kapal dapat menyesuaikan penanganan kargo, jadwal, dan rute untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan bisnis. Fleksibilitas ini ideal untuk bisnis yang jenis kargonya dan jadwalnya sering berubah, seperti sektor komoditas dan migas.
- Biaya sewa yang tetap membuat anggaran sewa kapal lebih mudah direncanakan, meski biaya bahan bakar dan pelabuhan tetap bisa berubah.
- Penyewa kapal memiliki kepastian atas kapal selama masa kontrak, sehingga jadwal pengiriman lebih mudah direncanakan.
- Penyewa kapal tidak perlu menyediakan kru kapal dan perawatan kapal karena diatur oleh pemilik kapal.
- Penyewa kapal dapat mengirimkan berbagai macam kargo selama durasi kontrak.
Kekurangan time charter:
- Penyewa kapal harus menanggung biaya operasional, seperti biaya masuk kanal dan pelabuhan serta bahan bakar. Biaya ini dapat menjadi fluktuatif karena faktor eksternal, seperti port congestion atau kenaikan harga bahan bakar.
- Time charter rentan terhadap perubahan kondisi pasar, misalnya ketika tarif angkutan dan permintaan menurun di tengah durasi kontrak, padahal biaya sewa tidak berubah.
- Ketika penyewa tiba-tiba harus menggunakan tipe kapal di luar yang disepakati, mereka perlu bernegosiasi lagi karena penggantian kapal di tengah kontrak biasanya sulit dikabulkan oleh pemilik.
- Perpanjangan kontrak umumnya tidak bisa memakai tarif lama karena mengikuti kondisi pasar saat itu, seperti saat peak season.
Baca juga: Container Freight Index: Peran Penting & Jenis-Jenisnya
Perbedaan Time Charter dan Voyage Charter
Time charter sering disandingkan dengan voyage charter. Keduanya merupakan kontrak penyewaan kapal, tetapi memiliki mekanisme yang berbeda. Berikut adalah perbedaan time charter dan voyage charter:
|
Aspek |
Time Charter |
Voyage Charter |
|
Definisi |
Penyewaan kapal dalam periode, durasi, atau kurun waktu tertentu. |
Penyewaan kapal untuk pelayaran tertentu antara pelabuhan yang spesifik. |
|
Durasi |
Jangka waktu tetap, dapat berkisar dari beberapa bulan hingga tahun. |
Terbatas untuk sekali perjalanan. |
|
Fleksibilitas |
Memiliki rute yang fleksibel serta dapat mengangkut berbagai jenis kargo dalam satu periode kontrak sewa. |
Rute dan kargo terbatas pada yang sudah disepakati. |
|
Biaya |
Melibatkan tarif sewa harian selama durasi sewa. |
Memiliki tarif pelayaran tetap berdasarkan kargo yang dibawa. |
|
Tanggung jawab |
Penyewa: biaya operasional, seperti biaya bahan bakar, biaya pelabuhan, dan biaya kanal. Pemilik kapal: biaya perawatan kapal, asuransi kapal, dan biaya perbaikan kapal. |
Penyewa: biaya demurrage (jika melebihi waktu laytime) Pemilik kapal: biaya bahan bakar, operasional, sandar, dan kru. |
|
Penentuan tarif |
Per hari atau per bulan. |
Ditentukan per ton, per unit, atau lump-sum (biaya yang sudah ditetapkan di awal tentang pemanfaatan kapasitas kapal). |
|
Kapan dipilih? |
Perjalanan jangka panjang dan konsisten. |
Pengiriman yang tidak memiliki jadwal khusus (ad hoc). |
Layanan Time Charter Tepercaya dari CDI Group
Time charter memberikan akses ke kapal dalam jangka waktu tertentu untuk berbagai keperluan pengiriman jalur laut. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI Group), melalui PT Chandra Shipping International (CSI), melayani time charter kapal, di mana CSI menangani manajemen kapal, kru, pemeliharaan, dan asuransi kapal.
Layanan ini memiliki sejumlah keuntungan, di antaranya:
- Biaya dapat diprediksi sehingga membantu perencanaan logistik.
- Periode sewa per bulan atau per tahun.
- CSI akan menangani manajemen perawatan, kru, dan teknis kapal.
- Klien dapat mengarahkan perutean dan penjadwalan kargo.
Time charter dari CSI cocok untuk kontrak rantai pasok jangka panjang, bisnis yang memiliki kebutuhan pengiriman yang konsisten, dan bisnis yang membutuhkan kontrol operasional tanpa perlu memiliki kapal sendiri.
Saat ini, CSI mengoperasikan 10+ kapal pengangkut LPG dan bahan kimia dengan potensi penambahan armada seiring berjalannya waktu. Kapasitas kapal kami berkisar antara 4.200 sampai 9.600 DWT.
Jika perusahaan Anda berencana untuk menyewa kapal dalam kurun waktu tertentu, layanan time charter dari CSI dapat menjadi solusi logistik laut yang efisien. Konsultasikan kebutuhan logistik Anda sekarang dan jadikan kami #YourGrowthPartner.
Baca juga: Transhipment: Tujuan, Tahapan, & Perbedaannya dengan Transit
Frequently Asked Questions (FAQ)
Berikut adalah pertanyaan seputar time charter yang mungkin ditanyakan:
1. Apa Saja Jenis-Jenis Charter Kapal?
Jenis charter kapal meliputi voyage charter, time charter, dan bareboat charter.
2. Apa Itu Dokumen Charter Party dalam Sewa Kapal?
Charter party adalah kontrak yang membahas kerja sama antara penyewa dan pemilik kapal secara legal. Dokumen ini dapat berisi aturan pemanfaatan kapal, jenis barang, tarif pengangkutan, dan jalur transportasi.
3. Apakah Trading Limits Hanya Mengatur Rute Perjalanan Kapal?
Tidak. Selain mengatur rute kapal, trading limits juga mengatur kargo yang dibawa, apakah memuat komoditas yang sah, produk minyak bumi, atau barang berbahaya. Lalu, trading limits juga mengatur persyaratan kontainer, batasan komersial yang disetujui, kanal, wilayah, serta kondisi keselamatan.