Inti Pembahasan
- Power quality analyzer adalah alat untuk mendeteksi gangguan pada sistem dan menganalisis kualitas daya.
- Power quality analyzer dapat digunakan pada pusat data, pembangkit listrik, pabrik, dan lain-lain.
- Power quality analyzer perlu digunakan saat menemukan gangguan berulang, melakukan audit energi, dan memasang peralatan besar.
Power quality analyzer adalah instrumen listrik yang berperan penting dalam instalasi listrik industri karena bertugas memeriksa kualitas daya mesin dan alat. Harapannya, setiap mesin dapat beroperasi menggunakan daya yang stabil dan efisien.
Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari peran power quality analyzer dan kapan alat ini digunakan. Oleh karena itu, pelajari informasinya berikut ini.
Apa Itu Power Quality Analyzer?
Power quality analyzer adalah alat ukur listrik yang digunakan untuk memantau, mengukur, dan menganalisis kualitas daya listrik pada sebuah sistem. Alat ini memastikan apakah daya listrik yang digunakan stabil dan andal untuk mendukung proses operasional.
Alat ukur ini mampu mengidentifikasi masalah pada instalasi listrik, seperti gangguan daya dan fluktuasi tegangan. Menariknya, alat ini dapat merekam data dalam periode tertentu sehingga Anda dapat mempelajari pola gangguan dan kualitas daya.
Lalu, mengapa kualitas daya yang baik penting? Power quality adalah salah satu penentu keamanan dan efisiensi operasional di industri. Kualitas daya yang rendah dapat menyebabkan kenaikan biaya, penurunan performa perangkat, masalah pada mesin, dan downtime.
Dalam konteks rumah tangga, kualitas daya listrik yang buruk dapat merusak alat elektronik sensitif, seperti komputer, printer, dan ponsel.
Itulah mengapa power quality analyzer memantau parameter tersebut dan merekamnya untuk membantu teknisi mengidentifikasi masalah pada sistem.
Baca juga: Cara Kerja Kontaktor pada Sistem Kelistrikan Industri
Fungsi Power Quality Analyzer
Power quality analyzer memiliki fungsi utama untuk mengetahui stabilitas kualitas daya dan mengidentifikasi masalah yang memengaruhi kinerja peralatan. Hasil pengukuran membantu teknisi dalam menentukan penanganan yang tepat, seperti mengevaluasi kapasitor bank, menyeimbangkan beban, dan memperbaiki sistem distribusi listrik. Alat ukur ini dapat digunakan pada panel distribusi, genset, panel utama, instalasi listrik gedung, motor listrik, dan inverter.
Adapun masalah yang dapat terdeteksi oleh alat ini meliputi:
- Fluktuasi tegangan.
- Flicker (gangguan kualitas daya berupa fluktuasi tegangan listrik yang cepat dan berulang, sehingga menyebabkan lampu berkedip-kedip).
- Faktor daya yang buruk.
- Sag (penurunan nilai tegangan listrik secara tiba-tiba di bawah nilai nominalnya dalam waktu yang singkat, sebelum akhirnya kembali normal).
- Ketidakseimbangan antarfasa.
Cara Kerja Power Quality Analyzer
Secara umum, power quality analyzer mengambil sampel tegangan arus bolak-balik di berbagai titik di sepanjang bentuk gelombang. Kemudian, alat ini mendigitalisasi semua nilai menggunakan mikroprosesor dan menganalisis nilai-nilai tersebut secara numerik. Berikut cara kerjanya secara rinci:
- Power quality analyzer terhubung dengan sistem kelistrikan menggunakan sensor arus dan probe tegangan (alat penghubung yang mengukur beda potensial atau tegangan listrik antara dua titik pada suatu rangkaian).
- Analyzer mengambil sampel banyak sinyal arus dan tegangan per detiknya.
- Analyzer menganalisis bentuk gelombang untuk mendeteksi anomali, harmonisa (gangguan pada sistem distribusi tenaga listrik akibat distorsi gelombang dan tegangan), atau distorsi. Beberapa nilai yang dianalisis meliputi arus, tegangan, frekuensi, distorsi harmonisa, konsumsi energi, dan faktor daya.
- Analyzer merekam anomali yang terjadi pada sistem.
- Hasil analisis dan rekaman tersebut ditampilkan pada layar dan disimpan untuk analisis lanjutan.
Jenis-Jenis Power Quality Analyzer
Terdapat empat jenis power quality analyzer yang dapat dipilih sesuai kebutuhan, yaitu power quality analyzer daring, portabel, tiga fasa, dan genggam. Berikut informasinya:
1. Power Quality Analyzer Daring
Jenis analyzer ini dipasang secara permanen pada sistem kelistrikan untuk memberikan analisis data real-time, pemantauan terus-menerus, dan pemantauan jarak jauh. Power quality analyzer daring dapat dipakai untuk fasilitas industri skala besar, pembangkit listrik, dan pusat data.
2. Power Quality Analyzer Portabel
Analyzer portabel mudah dibawa dan ringkas sehingga ideal untuk pemeriksaan listrik di pabrik, gardu induk, dan bangunan komersial. Tidak hanya itu, alat jenis ini juga cocok untuk pemeriksaan lapangan karena dilengkapi dengan baterai.
3. Power Quality Analyzer Tiga Fasa
Jenis alat ini khusus digunakan pada sistem kelistrikan tiga fasa, seperti sistem transmisi daya, sistem distribusi daya industri, dan motor listrik besar. Alat ini dapat menghitung total konsumsi daya dan mendeteksi ketidakseimbangan fasa.
4. Power Quality Analyzer Genggam
Alat ini mudah dipakai, ringkas, dan mampu memberikan diagnosis cepat. Analyzer ini ideal digunakan oleh teknisi listrik dan teknisi perawatan sistem.
Baca juga: Kenali 7 Ciri-Ciri Listrik Tidak Stabil dan Penyebabnya
Kapan Perlu Menggunakan Power Quality Analyzer?
Power quality analyzer dapat digunakan pada sejumlah kondisi, saat menemukan gangguan berulang, pada audit energi, dan pada instalasi peralatan besar.
1. Terjadinya Gangguan Berulang
Power quality analyzer dapat dimanfaatkan ketika menemukan gangguan listrik berulang yang penyebabnya masih belum diketahui, misalnya motor yang sering cepat panas atau korsleting listrik berulang.
Lebih lanjut, Anda juga bisa menggunakan alat ini ketika menjumpai tagihan listrik yang meningkat tanpa perubahan beban. Di sini, power quality analyzer membantu menganalisis performa daya dan mengidentifikasi masalah, misalnya faktor daya yang buruk atau ketidakseimbangan beban.
2. Audit Energi
Power quality analyzer juga dapat digunakan saat audit energi. Audit ini membantu menilai konsumsi energi di sebuah fasilitas atau perusahaan, termasuk seberapa besar energi dikonsumsi dan kapan energi biasanya dimanfaatkan. Power quality analyzer membantu menganalisis beban puncak, faktor pemborosan listrik, pola konsumsi, dan faktor daya.
3. Instalasi Peralatan Besar
Alat ini dapat digunakan sebelum atau sesudah memasang mesin besar, seperti genset, panel, dan inverter. Fungsinya adalah memastikan alat tersebut sudah siap bekerja dan menerima beban.
Solusi Daya dan Kelistrikan Tepercaya di Indonesia dari CDI Group
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI Group), melalui anak usahanya di bidang pilar daya, yaitu PT Krakatau Chandra Energi (KCE), menyediakan tenaga listrik dan jasa ketenagalistrikan bagi berbagai sektor, termasuk industri.
KCE mengoperasikan sistem pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) berkapasitas 120 MW untuk memasok listrik. Hingga saat ini, KCE telah melayani 1.500+ pelanggan rumah tangga dan 200+ pelanggan dari sektor industri, sosial, bisnis, dan pemerintahan.
Tidak hanya itu, KCE juga melayani jasa ketenagalistrikan yang terbagi menjadi tiga segmen utama: operation & maintenance; engineering, procurement, and construction; serta layanan perbaikan untuk trafo dan motor listrik.
Dalam penanganannya, KCE menggunakan alat-alat terstandardisasi, seperti power quality analyzer, penguji circuit breaker dan compact transformer, HV Test AC/DC, penguji insulation resistance, thermogun, primary current injector, dan masih banyak lagi.
Kami memastikan pelayanan yang terbaik bagi industri dan bisnis yang membutuhkan solusi daya untuk mendukung proses operasional. Jadi, jangan ragu untuk menjadikan CDI Group dan KCE sebagai #YourGrowthPartner dengan berkonsultasi sekarang!
Baca juga: Mengenal Kapasitas Listrik dan Seberapa Besar Daya 120 MW