Membrane bioreactor adalah teknologi pengolahan air limbah yang mengombinasikan metode biologi dengan penyaringan berbasis membran. Saat ini, metode pengolahan air limbah industri ini makin banyak digunakan karena menawarkan sejumlah keunggulan.
Artikel ini membahas pengertian membran bioreaktor dan kelebihannya untuk sektor industri. Jadi, simak artikel ini hingga akhir untuk mempelajari informasinya.
Apa Itu Membrane Bioreactor (MBR)?
Membrane bioreactor adalah teknologi yang menambahkan filtrasi membran, seperti mikrofiltrasi atau ultrafiltrasi, ke dalam tahapan pengolahan biologis untuk meningkatkan kinerja pengolahan air limbah.
Fungsi membran filtrasi adalah menangkap bahan padat yang dihasilkan selama proses biologis sehingga air lebih jernih. MBR dapat mempertahankan biomassa sehingga reaktor biologis dapat bekerja pada konsentrasi biomassa tinggi untuk menghasilkan efluen berkualitas tinggi.
Cara Kerja Membrane Bioreactor
Secara umum, membrane bioreactor mengimplementasikan dua tahapan utama, yaitu filtrasi dan pengolahan biologis. Air limbah akan diolah secara biologis oleh mikroorganisme di dalam bioreaktor teraerasi.
Kemudian, air yang sudah diolah tersebut akan melewati membran yang hanya dapat dilewati oleh air bersih. Artinya, mikroorganisme dan bahan padat akan tertahan pada membran. Kombinasi metode ini dapat menghasilkan air limbah yang lebih jernih dalam waktu yang lebih singkat dan dengan proses yang lebih efisien.
MBR bekerja berdasarkan beberapa karakteristik utama, yaitu konsentrasi biomassa yang tinggi, desain yang ringkas, serta pemisahan bahan padat dan cair yang efisien.
Membran ini berfungsi untuk memblokir padatan saat cairan melewati membran tersebut. Sistem MBR dapat bekerja di area yang sempit karena teknologi ini menghilangkan kebutuhan akan penjernih sekunder.
Lebih lanjut, MBR memiliki dua konfigurasi utama, yaitu submerged membrane bioreactor dan side-stream membrane bioreactor. Pada submerged membrane bioreactor, membran terendam di dalam reaktor biologis sehingga kontaminan langsung tersaring saat air limbah melewatinya. Sementara itu, pada side-stream membrane bioreactor, membran ditempatkan di luar reaktor biologis sehingga air perlu dipompa agar dapat melewati membran tersebut.
Baca juga: Laporan Tahunan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI)
Mengapa Membrane Bioreactor Cocok untuk Industri?
Industri menghasilkan air limbah setiap kali melakukan proses manufaktur. Air limbah ini harus diolah dengan efektif agar aman ketika dikembalikan ke lingkungan. Membrane bioreactor (MBR) dinilai memberikan hasil yang baik dalam mengolah air limbah. Selain itu, berikut adalah beberapa alasan mengapa MBR cocok untuk digunakan di sektor industri:
1. Lebih Hemat Tempat dan Biaya
MBR dinilai lebih hemat tempat dan biaya karena tidak memerlukan sistem penjernihan sekunder dan dapat ditempatkan di area yang sempit. Hal ini berbanding terbalik dengan sistem pengolahan air limbah tradisional yang memerlukan sistem penjernihan dan tangki berukuran besar.
2. Membantu Mematuhi Regulasi Lingkungan
Air limbah yang dibuang ke lingkungan harus memenuhi regulasi yang berlaku. Untuk mencapainya, Anda bisa memanfaatkan MBR karena performanya yang efisien dalam mengolah air limbah. Kualitasnya juga dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan.
3. Meningkatkan Peluang Daur Ulang Air
Air olahan membrane bioreactor yang lebih jernih dan berkualitas dapat digunakan kembali untuk kebutuhan manufaktur di luar kebutuhan air minum.
4. Memiliki Kinerja yang Konsisten
Beberapa industri mungkin menghasilkan air limbah yang jumlahnya tidak konsisten. Walau begitu, MBR dapat menyesuaikan beban dan jumlah air limbah serta memberikan hasil yang konsisten.
Aplikasi Membrane Bioreactor
Membrane bioreactor (MBR) dapat digunakan di berbagai sektor, seperti infrastruktur perkotaan dan industri. Berikut adalah beberapa aplikasi MBR yang perlu Anda ketahui:
- Pengolahan air limbah industri: Air limbah industri umumnya memiliki kadar kontaminan spesifik yang tinggi serta sulit diolah. Oleh karena itu, MBR bisa menjadi pilihan. MBR juga dapat menghilangkan nitrat dan Endocrine Disrupting Chemicals (EDC) secara lebih efektif dibandingkan dengan pengolahan air limbah konvensional.
- Pengolahan air limbah perkotaan: MBR dipilih karena lebih hemat tempat dan ideal untuk daur ulang air limbah.
- Pengolahan air limbah tempat pembuangan sampah: MBR dapat digunakan untuk mengolah air lindi dari tempat pembuangan sampah, tepatnya untuk menghilangkan logam berat dan komponen anorganik.
- Pengolahan air limbah terdesentralisasi: MBR cocok untuk kawasan yang jauh dari pusat kota dan sulit menjangkau teknologi untuk mengolah air limbah lokal.
Baca juga: Pengolahan Air Limbah Industri: Pengertian dan Prosesnya
Layanan Pengolahan Air Limbah Industri Andal dari CDI
Agar bisa beroperasi dengan baik dan sesuai regulasi, perusahaan perlu mengolah air bersih dan air limbah dengan optimal serta memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan efluen berkualitas tinggi.
Jika perusahaan Anda memerlukan layanan pengolahan air limbah industri yang andal, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI) dapat menjadi #YourGrowthPartner yang bisa diandalkan.
Melalui PT Krakatau Tirta Industri (KTI), CDI menghadirkan solusi pengolahan air limbah, termasuk fasilitas Water Recycle Plant (WRP) dan layanan Operation & Maintenance (O&M). KTI juga menyediakan fasilitas pengolahan air limbah yang memanfaatkan membrane bioreactor melalui PT Krakatau Blue Water (KBW).
Jadi, jangan ragu untuk mengandalkan CDI dan KTI untuk kebutuhan air industri dan pengolahan air limbah di perusahaan Anda!
Baca juga: Pengolahan Air Bersih untuk Industri: Metode dan Tahapannya