Dalam mendistribusikan bahan kimia cair atau gas, Anda tidak hanya perlu mempertimbangkan layanan logistik, tetapi juga kontainer yang membawanya. Hal ini untuk mencegah kebocoran, tumpahan, atau perubahan kualitas selama proses pengiriman.
Salah satu solusi yang banyak digunakan untuk penyimpanan dan pengangkutan bahan kimia adalah ISO tank. Artikel ini membahas tentang keuntungan pakai ISO tank dan fakta menarik lainnya. Jadi, baca artikel ini hingga akhir.
Apa Itu ISO Tank?
ISO tank adalah kontainer yang didesain khusus untuk mengangkut bahan cair atau gas, baik tidak berbahaya maupun berbahaya. Tangki ini dapat memuat bahan kimia, minuman, atau cairan lainnya.
ISO tank berbentuk tangki silinder yang secara paten berada dalam bingkai berukuran enam meter. Umumnya, ISO tank terbuat dari stainless steel dan memiliki masa guna hingga belasan tahun sehingga lebih ramah lingkungan.
Lebih lanjut, kata “ISO” pada ISO tank adalah singkatan dari International Organization for Standardization. Artinya, ISO tank adalah tangki yang secara khusus dibuat berdasarkan standar ISO dan aman untuk distribusi menggunakan berbagai moda transportasi.
Tangki ini pertama kali digunakan secara komersial pada tahun 1966 dan dinilai sebagai salah satu inovasi paling signifikan pada logistik era modern karena ukuran dan bentuknya menyederhanakan proses bongkar muat kapal serta mengurangi biaya pengiriman.
Baca juga: Tangki Bitumen: Kenali Komponen, Fungsi, dan Jenisnya
Jenis-Jenis ISO Tank
Jenis ISO tank dibedakan berdasarkan penggunaan dan muatan yang diangkut. Berikut adalah beberapa jenis ISO tank yang umum digunakan:
- ISO tank T1: Mengangkut wine dan cairan yang tidak memerlukan penanganan khusus
- ISO tank T4: Membawa minyak yang tidak berbahaya dan tidak dapat dikonsumsi langsung, misalnya minyak sayur.
- ISO tank T11: Mengangkut bahan kimia tidak berbahaya.
- ISO tank T14: Membawa asam dan bahan kimia berbahaya.
- ISO tank T50: Memuat gas cair, seperti butana, propana, LPG, dan amonia.
- ISO tank T75: Membawa gas kriogenik (gas yang dicairkan dan disimpan dalam suhu sangat rendah), seperti oksigen cair, nitrogen cair, dan LNG.
- Rubber ISO tank: Memuat bahan kimia berbahan dasar asam kuat. Tangki ini dilengkapi dengan karet yang melindungi dari korosi.
- Food-grade ISO tank: Memuat minuman atau makanan cair, seperti jus.
- Reefer ISO tank: Mengangkut produk yang sensitif terhadap suhu, seperti obat-obatan dan produk olahan susu.
- Silo container: Mengangkut bubuk dan biji curah, seperti tepung dan gula.
- SWAP container: Membawa bahan curah sebanyak 26.000–35.000 liter.
ISO tank umumnya tersedia dalam ukuran 20 kaki dan 40 kaki. Tangki 20 kaki memiliki kapasitas 21.000 hingga 26.000 liter. Sementara itu, tangki 40 kaki memiliki kapasitas hingga 40.000 liter.
Fitur-Fitur ISO Tank
ISO tank memiliki fitur teknis yang dapat memastikan keamanan produk selama proses distribusi. Berikut adalah beberapa fiturnya:
- ISO terbuat dari stainless steel yang tahan korosi sehingga ideal untuk membawa berbagai macam produk.
- ISO tank dapat bekerja pada tekanan 1,5 bar hingga 22,5 bar.
- Tangki ini dilengkapi dengan insulasi dari bahan rockwool atau poliuretan untuk menjaga suhu produk tetap optimal.
- ISO tank memiliki rangka baja kukuh sehingga dapat disusun di dalam gudang atau kapal.
- Tangki ini dilengkapi dengan katup bawah untuk mengeluarkan produk dan katup atas untuk mengisi produk ke dalam tangki.
- Desain ISO tank kompatibel dengan crane, forklift, dan sistem penguncian pada truk dan kapal.
- Untuk dapat digunakan secara komersial, kontainer ini harus sudah memiliki sertifikasi resmi, misalnya dari Convention for Safe Containers (CSC) dan ISO.
Baca juga: Floating Roof Tank: Komponen, Jenis, dan Manfaatnya di Industri
Manfaat ISO Tank
ISO tank memberikan sejumlah manfaat bagi bisnis dan rantai pasok, di antaranya:
1. Mengurangi Biaya Logistik
ISO tank dapat mengurangi biaya logistik karena dapat digunakan secara berulang. Kapasitasnya juga besar hingga puluhan ribu liter, sehingga dapat menampung lebih banyak produk dalam sekali perjalanan.
2. Meningkatkan Keamanan
ISO tank terbuat dari bahan yang tangguh dan kaku sehingga minim risiko kontaminasi silang dan kebocoran. Bahkan, beberapa jenis tangki didesain khusus untuk membawa produk yang membutuhkan penanganan tertentu, misalnya harus dalam suhu yang rendah. Tidak hanya itu, ISO tank sudah bersertifikasi internasional sehingga kualitasnya terjamin.
3. Mudah Dipindahkan
Desain ISO tank memudahkan proses bongkar muat produk sehingga dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi waktu singgah armada di terminal.
4. Fleksibel untuk Berbagai Moda Transportasi
ISO tank dirancang agar dapat diangkut oleh kereta api, kapal laut, dan truk. Hal ini membuat proses distribusi produk lebih mulus tanpa harus transit berulang kali.
5. Ramah Lingkungan
Dibandingkan dengan alat penyimpanan sekali pakai, ISO tank lebih ramah lingkungan karena dapat dipakai berulang kali. Desainnya juga antibocor sehingga minim risiko pencemaran lingkungan akibat tumpahan atau kebocoran selama proses distribusi.
6. Hemat Tempat
Dibandingkan dengan drum dan barel, ISO tank membutuhkan lebih sedikit ruang sehingga area gudang dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Solusi Logistik Laut dan Darat untuk Bahan Kimia dari CDI
ISO tank adalah kontainer yang dapat membantu Anda menyimpan dan mendistribusikan produk cair atau gas dengan aman dan efisien.
Terkait ISO tank, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI), melalui anak usahanya PT SCG Barito Logistics (SBL) telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) untuk bekerja sama dalam layanan ISO tank, dry container, dan bongkar muat lift-on/lift-off (LOLO) di Krakatau International Port.
Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat layanan logistik CDI dan mendukung konektivitas rantai pasok industri nasional.
Saat ini, CDI juga melayani logistik darat dan laut untuk bahan kimia melalui CSI, SBL, CCC, dan CWC. PT Chandra Shipping International (CSI) sebagai anak usaha CDI memiliki 10+ kapal dengan kapasitas 4.200–9.600 DWT. Angka ini berpotensi untuk bertambah seiring berjalannya waktu.
Selain itu, layanan untuk logistik darat CDI dijalankan melalui SBL yang mengoperasikan 200+ truk dengan berbagai tipe sesuai dengan kebutuhan pelanggan. PT Chandra Cold Chain (CCC) mengoperasikan cold storage modern dengan kapasitas 700+ pallet positions.
Kemudian, PT Chandra Warehouse Cilegon (CWC) mengoperasikan gudang Kawasan Cilegon seluas 51K+ m². Layanan logistik CDI juga termasuk transportasi antarpulau, layanan angkutan laut, fasilitas ekspor-impor, dan bea cukai.
Jadi, jangan ragu untuk memercayakan produk kimia perusahaan Anda pada CDI, #YourGrowthPartner!
Baca juga: Apa Itu Tank Farm? Ini Fungsi, Struktur dan Manfaatnya