Dalam logistik laut, terdapat berbagai istilah dan informasi penting yang perlu dipahami untuk memastikan kelancaran pengiriman, salah satunya adalah laycan. Laycan kapal adalah perkiraan waktu tibanya kapal sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan.
Artikel ini membahas laycan dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Untuk itu, pelajari informasi selengkapnya berikut ini.
Apa Itu Laycan Kapal?
Laycan kapal, atau laydays and canceling date, adalah jendela kedatangan dan kesiapan kapal untuk bongkar muat di pelabuhan. Informasi ini penting untuk proses bongkar muat barang. Laydays adalah tanggal paling awal ketika kapal diperbolehkan tiba dan memberikan Notice of Readiness (NOR). Sementara itu, cancelling date adalah tanggal paling akhir kedatangan kapal sebelum penyewa kapal memutuskan untuk membatalkan perjanjian.
Laycan menjadi acuan dalam perencanaan kegiatan logistik sehingga pelaku industri dapat menyiapkan fasilitas, peralatan, dan sumber daya yang diperlukan sebelum kapal tiba untuk proses bongkar muat.
Tanggal laycan kapal ditetapkan dalam perjanjian sewa-menyewa kapal (charter party) antara penyewa dan pemilik kapal. Dalam perjanjian ini, terdapat informasi pelabuhan, kargo, ekspektasi waktu, dan tarif angkut.
Sebagai contoh, tanggal laycan kapal pada perjanjian tertera 14–20 Juli. Artinya, kapal dapat mengajukan NOR mulai tanggal 14 Juli. Apabila kapal tiba pada 21 Juli, penyewa kapal dapat membatalkan perjanjian.
Baca juga: Bongkar Muat Pelabuhan: Tahapan dan Dokumen yang Dibutuhkan
Mengapa Laycan Kapal Penting?
Laycan kapal adalah bentuk komitmen penjadwalan. Bagi pemilik kapal, laycan kapal memberikan linimasa proses logistik sehingga dapat menyiapkan kru yang akan melakukan bongkar muat. Artinya, mematuhi laycan kapal dapat menjaga kelancaran keseluruhan perjanjian.
Mengikuti rentang waktu tersebut juga dapat mengurangi risiko biaya demurrage. Biaya ini dikenakan jika waktu yang ditentukan sudah habis. Lalu, bagaimana jika kapal datang sebelum waktu laydays? Kapal harus menunggu sampai tiba tanggal laycan untuk mengajukan NOR. Waktu tunggu ini biasanya tidak terkompensasi.
Kemudian, laycan kapal juga memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:
1. Merencanakan Proses Logistik
Perusahaan dapat merencanakan kegiatan bongkar muat karena sudah mengetahui ekspektasi kedatangan dan keberangkatan kapal di/dari pelabuhan. Alhasil, proses bongkar muat dapat terlaksana dengan optimal.
2. Menentukan Waktu Kedatangan Kapal
Fungsi utama laycan kapal adalah menentukan waktu kedatangan di pelabuhan. Ekspektasi waktu ini penting untuk efektivitas koordinasi antara operator pelabuhan, agen kapal, dan perusahaan jasa bongkar muat.
3. Mengelola Antrean Kapal
Laycan memudahkan perusahaan mengatur antrean kapal seefisien mungkin agar proses bongkar muat tetap lancar. Hal ini dapat memudahkan proses logistik ketika pelabuhan sedang ramai.
4. Mencegah Keterlambatan dan Disrupsi
Laycan kapal menentukan waktu kedatangan dan keberangkatan kapal sehingga perusahaan dapat mengantisipasi risiko yang dapat menyebabkan disrupsi.
5. Menghindari Biaya Tambahan
Laycan kapal mengelola risiko biaya tambahan akibat keterlambatan. Ketika kapal datang setelah cancelling date, penyewa dapat membatalkan kontrak dan tidak perlu menanggung biaya sewa. Selain itu, laycan juga mencegah timbulnya biaya penyimpanan akibat barang terlalu lama berada di pelabuhan.
Faktor yang Dapat Memengaruhi Laycan
Terdapat sejumlah faktor yang dapat memengaruhi laycan, di antaranya:
- Fasilitas pelabuhan: Fasilitas bongkar muat yang kurang memadai atau sedang dalam perbaikan dapat memengaruhi laycan sehingga perusahaan harus menyesuaikan jadwal kedatangan kapal hingga fasilitas siap digunakan.
- Kondisi alam: Logistik laut mudah terpengaruh oleh kondisi alam, seperti gelombang besar atau badai. Hal ini dapat menghambat kedatangan kapal atau membahayakan proses logistik. Itulah mengapa perusahaan harus mempertimbangkan prakiraan cuaca dalam menentukan laycan.
- Kelengkapan dokumen: Dokumen yang tidak lengkap dapat menghambat proses logistik karena harus mengubah jadwal hingga dokumen dan perizinan siap.
- Okupansi pelabuhan: Ketika pelabuhan sibuk, rentang waktu antrean mungkin akan semakin padat dan terbatas. Alhasil, keterlambatan kecil atau kesalahan koordinasi dapat menghambat keseluruhan antrean.
Baca juga: 7 Kelebihan Pengiriman Kapal Laut yang Perlu Diketahui
Laytime, Laydays, dan Laycan dalam Logistik
Jika berbicara soal laycan kapal, Anda mungkin juga mendengar tentang laytime dan laydays. Berikut adalah informasi selengkapnya:
1. Laytime
Laytime adalah durasi yang diperbolehkan untuk membongkar dan memuat barang. Waktu ini tertulis di dalam kontrak dan dihitung sejak kapal datang hingga proses bongkar muat selesai.
Laytime menentukan durasi waktu bongkar muat tanpa biaya tambahan (demurrage) yang nantinya disepakati oleh pihak-pihak yang terkait dengan charter party. Jika proses bongkar muat terjadi lebih cepat, penyewa berhak mendapatkan bonus despatch.
2. Layday
Layday adalah tanggal atau hari yang disepakati dalam charter party terkait kapan kapal harus sampai di pelabuhan dan siap melakukan bongkar muat.
3. Laycan
Laycan kapal adalah rentang waktu yang menentukan waktu kedatangan dan kesiapan bongkar muat. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penyewa dapat membatalkan kontrak jika kapal tiba setelah cancelling date. Kedatangan kapal ini dilihat dari pengajuan NOR dan kedatangan fisik kapal di pelabuhan.
Layanan Logistik Laut untuk Bahan Kimia dan LPG Tepercaya dari CDI
Laycan kapal adalah salah satu dari serangkaian informasi yang harus dipahami oleh pihak-pihak yang terlibat dalam proses logistik laut. Rentang waktu ini membantu kelancaran bongkar muat serta memastikan kapal datang dan pergi dengan efisien sesuai linimasa.
Tidak hanya laycan kapal, perusahaan juga harus mempertimbangkan solusi logistik andal untuk menunjang kelancaran rantai pasok, khususnya jika harus mendistribusikan bahan kimia dan LPG yang membutuhkan pengelolaan khusus.
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI) menghadirkan solusi logistik laut melalui anak usahanya, yaitu PT Chandra Shipping Indonesia (CSI). Kami mengoperasikan 10+ kapal pengangkut LPG dan bahan kimia berkapasitas 4.200–9.600 DWT dengan potensi penambahan armada seiring berjalannya waktu.
Jangan ragu untuk mengonsultasikan kebutuhan logistik laut bahan kimia dan LPG perusahaan Anda kepada CDI dan CSI, #YourGrowthPartner!
Baca juga: 7 Jenis Layanan Logistik Bantu Tingkatkan Daya Saing Bisnis