Liquefied Petroleum Gas (LPG) merupakan bahan bakar yang banyak digunakan untuk memasak, pemanas, hingga berbagai kebutuhan industri. Agar dapat didistribusikan ke berbagai wilayah dengan aman, LPG biasanya diangkut menggunakan kapal LPG.
Kapal khusus ini dirancang untuk membawa gas dalam jumlah besar dengan sistem penyimpanan dan keamanan tertentu yang menjamin efisiensi proses pengiriman.
Untuk mengetahui apa itu kapal LPG, termasuk jenis dan ukuran yang digunakan dalam proses pengangkutan gas, simak artikel ini sampai selesai.
Apa Itu Kapal LPG?
Kapal LPG adalah kapal khusus yang dirancang untuk menyimpan dan mengangkut liquefied petroleum gas dengan aman. Kapal ini dilengkapi dengan tangki dan sistem khusus yang menjaga gas tetap dalam bentuk cair melalui pengaturan suhu dan tekanan tertentu.
Mengingat sifat LPG yang mudah terbakar, kapal khusus untuk mendistribusikannya pun dibuat mengikuti standar keselamatan internasional yang ketat agar menjamin keamanan proses pengangkutan selama perjalanan.
Jenis-Jenis Kapal LPG
Kapal gas LPG dibagi menjadi beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan sistem penyimpanan gas di dalam tangkinya. Perbedaan ini berkaitan dengan cara kapal menjaga LPG tetap dalam bentuk cair selama proses pengangkutan. Berikut beberapa jenis kapal LPG yang umum digunakan:
1. Fully Pressurised Ships (Tangki Bertekanan Penuh)
Fully pressurised ships merupakan jenis kapal LPG dengan desain paling sederhana dibandingkan dengan kapal pengangkut gas lainnya. Kapal ini membawa muatan LPG pada suhu sekitar suhu lingkungan, tetapi dengan tekanan tinggi agar gas tetap berada dalam bentuk cair.
Tangki yang digunakan biasanya berbentuk silinder atau bola dengan kapasitas sekitar 3.500 hingga 6.000 m³. Kapal ini mampu menahan tekanan hingga sekitar 17,5 kg/cm² dan suhu minimal hingga −45 °C.
Tangkinya dibuat dari baja karbon dengan tipe tangki C, yaitu bejana bertekanan (pressure vessel) yang dirancang dengan tekanan lebih dari 2 bar, dibangun sebagian besar melengkung, berbentuk silinder atau bola, dan dipasang secara vertikal maupun horizontal. Berbeda dengan jenis kapal LPG lainnya, kapal ini tidak dilengkapi dengan sistem pendingin atau isolasi khusus. Proses pembongkaran muatan biasanya dilakukan menggunakan pompa atau kompresor.
Dikarenakan harus menahan tekanan tinggi, bobot tangki pun menjadi cukup berat. Hal ini membuat ukuran kapal cenderung lebih kecil dan biasanya digunakan untuk mengangkut LPG atau amonia dalam jarak yang relatif dekat.
Baca juga: Apa Itu Dermaga Jetty? Ini Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya
2. Semi-Pressurised dan Semi-Refrigerated Ships (Tangki Semi-Bertekanan atau Semi-Berpendingin)
Kapal tanker LPG semi-bertekanan dan semi-berpendingin menggunakan dua cara sekaligus untuk menjaga gas tetap cair, yaitu dengan tekanan dan suhu dingin.
Tangki pada kapal ini umumnya berbentuk silinder dan mampu membawa sekitar 5.000 m³ LPG. Sistemnya dirancang agar dapat menahan tekanan hingga sekitar 8,5 kg/cm² dengan suhu paling rendah sekitar −10 °C.
Pada beberapa kapal, kapasitas muatan bisa mencapai sekitar 15.000 m³. Tangkinya biasanya terbuat dari baja dan berbentuk bola atau silinder. Kapal ini bekerja dengan tekanan yang lebih rendah, sekitar 5 kg/cm², tetapi menggunakan suhu yang lebih dingin hingga sekitar −48 °C.
Untuk menjaga kondisi gas tetap stabil, kapal dilengkapi dengan peralatan yang dapat mengatur suhu gas saat proses pengisian maupun pembongkaran muatan.
Selain LPG, kapal jenis ini juga dapat mengangkut berbagai gas lain seperti propilena, butadiena, dan vinil klorida.
Bahkan, jika tangkinya dibuat dari bahan khusus seperti baja paduan atau aluminium, kapal ini juga bisa digunakan untuk membawa etilena pada suhu yang jauh lebih rendah.
Keunggulan utama kapal ini terletak pada sistem penanganan muatannya yang fleksibel. Kapal dapat melakukan proses bongkar muat ke fasilitas penyimpanan yang menggunakan sistem tekanan maupun pendinginan, sehingga sering digunakan dalam jalur distribusi gas di berbagai wilayah.
3. Fully Refrigerated Ships (Tangki Berpendingin Penuh)
Kapal LPG berpendingin penuh merupakan jenis kapal LPG berukuran besar dengan teknologi yang lebih kompleks. Kapal ini menggunakan tangki baja tipe A yang berbentuk prisma dan dilengkapi isolasi tebal untuk menjaga suhu muatan tetap sangat rendah.
Pada kapal ini, LPG disimpan pada suhu sekitar −50 °C dengan tekanan rendah sekitar 0,28 kg/cm² agar gas tetap dalam bentuk cair. Sistem penyimpanan muatannya juga beragam, seperti tangki terpisah, tangki dengan lambung ganda, tangki yang menjadi bagian dari struktur kapal, hingga tangki semimembran.
Kapasitas kapal ini biasanya berkisar antara 20.000 hingga 100.000 m³ sehingga sering digunakan untuk pengangkutan LPG dalam jumlah besar.
Baca juga: Intermodal Transportation: Pengertian dan Manfaatnya
Ukuran Kapal LPG
Selain berdasarkan sistem penyimpanan, kapal LPG juga dapat dibedakan dari ukuran atau kapasitas muatan yang dimilikinya. Perbedaan kapasitas ini biasanya menyesuaikan dengan jarak pengiriman serta jumlah LPG yang diangkut.
Bahkan, pada kategori tertentu terdapat kapal dengan kapasitas sangat besar yang sering disebut sebagai kapal LPG terbesar di dunia karena mampu membawa muatan gas dalam jumlah sangat tinggi untuk perjalanan jarak jauh.
Berikut ukuran kapal LPG berdasarkan kapasitas muatannya.
- Handysize: Kapal LPG dengan kapasitas sekitar 5.000–15.000 cbm. Kapal ini umumnya digunakan untuk pengiriman jarak pendek atau perdagangan antarwilayah yang tidak terlalu jauh.
- Medium: Kapal LPG dengan kapasitas sekitar 15.000–45.000 cbm. Jenis ini digunakan untuk mengangkut LPG dalam jumlah lebih besar dibandingkan kapal handysize.
- VLGC (Very Large Gas Carriers): Kapal LPG berkapasitas sekitar 45.000–85.000 cbm. Jenis ini termasuk yang paling banyak digunakan untuk mengangkut LPG dalam jumlah besar, terutama untuk perdagangan antarnegara atau antarbenua.
Percayakan Solusi Logistik Laut pada Chandra Daya Investasi
Pengangkutan LPG dan bahan kimia melalui jalur laut memerlukan kapal khusus yang dirancang untuk menjaga keamanan muatan selama perjalanan.
Jenis kargo ini membutuhkan tangki serta sistem pengendalian tekanan dan suhu agar kondisi gas maupun cairan tetap stabil hingga tiba di pelabuhan tujuan.
Chandra Daya Investasi menyediakan solusi logistik laut melalui PT Chandra Shipping International (CSI) yang mengoperasikan armada kapal khusus untuk pengangkutan LPG dan bahan kimia.
Saat ini, armada yang dioperasikan mencakup lebih dari 10 kapal dengan kapasitas hingga 106.650 DWT. Kapal-kapal tersebut digunakan untuk mendukung pengiriman LPG dan berbagai bahan kimia ke berbagai wilayah, sekaligus memastikan proses distribusi berjalan lancar.
Keberadaan armada ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pengiriman komoditas energi dan bahan industri yang membutuhkan penanganan khusus selama proses transportasi laut.
Jika perusahaan Anda membutuhkan solusi pengiriman melalui laut, Chandra Daya Investasi sebagai #YourGrowthPartner melalui Chandra Shipping International siap menyediakan kapal pengangkut LPG dan bahan kimia yang dirancang untuk mendukung distribusi secara aman.
Baca juga: Angkutan Multimoda: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya