Aktivitas pelabuhan membutuhkan berbagai infrastruktur yang mendukung kelancaran transportasi laut. Salah satu struktur yang mungkin sering Anda temui adalah dermaga jetty. Fasilitas ini membantu kapal menjalankan berbagai aktivitas operasional di perairan.
Selain itu, keberadaan jetty juga berperan dalam mendukung kegiatan logistik dan pelayaran. Struktur ini banyak ditemukan di pelabuhan, kawasan industri, hingga wilayah pesisir. Untuk memahami apa itu dermaga jetty, fungsi, jenis, dan rekomendasi solusi kepelabuhan simak penjelasan lengkapnya pada artikel ini!
Apa Itu Dermaga Jetty?

Dermaga jetty adalah struktur bangunan yang menjorok ke laut, sungai, atau perairan lainnya dan berfungsi sebagai tempat kapal bersandar untuk berbagai aktivitas, seperti bongkar muat barang, pengisian bahan bakar, maupun naik turun penumpang.
Umumnya, jetty dibangun memanjang dari daratan menuju perairan yang lebih dalam agar kapal dapat merapat dengan aman tanpa harus terlalu dekat dengan garis pantai.
Struktur dermaga jetty biasanya ditopang oleh tiang pancang serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti fender, bollard, dan jalur akses yang menghubungkan daratan dengan area sandar kapal.
Dalam praktiknya, dermaga jetty banyak digunakan di kawasan pelabuhan, terminal industri, hingga fasilitas energi seperti kilang minyak dan terminal LNG.
Baca juga: Jenis Armada Logistik dan Keunggulannya!
Fungsi Dermaga Jetty

Dermaga jetty memiliki peran penting dalam aktivitas pelabuhan dan industri maritim. Keberadaannya mendukung kelancaran berbagai kegiatan operasional di perairan. Selain itu, dermaga jetty juga memiliki sejumlah fungsi utama, di antaranya sebagai berikut:
1. Melindungi Pelabuhan dan Garis Pantai
Jetty berperan sebagai pelindung alami di kawasan maritim. Keberadaannya membuat gelombang laut dapat diredam sehingga area pelabuhan dan garis pantai lebih terlindungi dari abrasi.
Seperti benteng yang menjaga kawasan pelabuhan, jetty berdiri kokoh untuk mempertahankan ketenangan perairan sekaligus menjaga stabilitas dan keutuhan struktur pelabuhan dari terpaan gelombang.
2. Mengatur Arus Air dan Mencegah Erosi
Selain berfungsi sebagai pelindung, jetty juga berperan dalam membentuk dan menjaga kondisi dasar perairan. Strukturnya didesain untuk membantu mengarahkan arus air sehingga jalur pelayaran tetap aman dan dapat dilalui oleh kapal kecil maupun kapal besar seperti tanker minyak.
Tanpa keberadaan jetty, proses alami pengendapan sedimen berpotensi membuat perairan menjadi dangkal. Kondisi ini dapat menghambat akses kapal menuju pelabuhan serta mengganggu kelancaran aktivitas perdagangan maritim.
3. Mendukung Navigasi Kapal dan Melindungi Pesisir
Keberadaan jetty juga dapat mendukung ekosistem laut karena strukturnya sering menjadi tempat hidup berbagai biota laut. Struktur konstruksinya yang berada di dalam air menjadi tempat menempel dan tumbuh bagi biota laut seperti alga, kerang, maupun tiram.
Di samping itu, jetty memiliki peran penting dalam mendukung navigasi kapal. Struktur ini membantu mengarahkan jalur pergerakan kapal sekaligus menjaga kondisi perairan tetap lebih stabil. Dengan demikian, kapal dapat melakukan manuver serta aktivitas operasional seperti sandar dan bongkar muat barang dengan lebih aman.
Baca juga: 7 Kelebihan Pengiriman Kapal Laut
Jenis-Jenis Dermaga Jetty

Dermaga jetty dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan fungsi, lokasi penggunaan, serta struktur pembangunannya. Setiap jenis memiliki karakteristik serta manfaat yang berbeda. Berikut beberapa tipe dermaga jetty yang umum digunakan:
- Finger pier: Biasanya jenis ini digunakan di marina atau pelabuhan kecil. Bentuknya memanjang dari dermaga utama sehingga menciptakan beberapa ruang sandar bagi perahu atau kapal kecil.
- T-head pier: Sesuai namanya, jenis ini memiliki bentuk menyerupai huruf “T”, yaitu memanjang dari daratan lalu melebar di bagian ujungnya. Desain ini memberikan ruang tambahan bagi kapal untuk bersandar di kedua sisi.
- Training jetty: Jenis jetty dermaga ini dirancang untuk mengarahkan dan mengendalikan aliran air di saluran pelayaran atau pintu masuk pelabuhan. Struktur ini membantu menjaga jalur kapal tetap stabil dan mudah dilalui.
- Combination jetty: Pada jetty ini, beberapa jenis jetty digabungkan dan dihubungkan menjadi satu sistem. Sistem ini digunakan untuk melindungi area garis pantai dari erosi sekaligus menyediakan lebih banyak ruang sandar bagi kapal dan perahu.
Solusi Kepelabuhanan yang Aman dan Profesional
Dermaga jetty merupakan infrastruktur kunci dalam operasional pelabuhan, berperan sebagai tempat bersandar kapal sekaligus memfasilitasi kegiatan bongkar muat barang.
Untuk mendukung kelancaran aktivitas pelabuhan dan distribusi bahan baku industri Anda, Chandra Daya Investasi, sebagai #YourGrowthPartner dan anak perusahaan Chandra Asri Group, menawarkan solusi kepelabuhanan terintegrasi lengkap dengan fasilitas rental jetty dan gudang penyimpanan bahan baku petrokimia.
Chandra Daya Investasi melalui PT Redeco Petrolin Utama (RPU) menyediakan 2 dermaga masing-masing 200 meter, mampu menampung kapal hingga 35.000 DWT, serta 72 tangki penyimpanan dengan total kapasitas 130.000 m³ yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik zat berbeda.
Selain itu, RPU juga menyediakan aset-aset penting lainnya, seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Terpusat untuk kapal tanker, Sistem Customer Order Service, dan oil boom untuk mengatasi tumpahan minyak di laut.
Dengan standar keselamatan tinggi dan operasional profesional, layanan kepelabuhan dari Chandra Daya Investasi membantu menjaga kelancaran logistik dan manajemen rantai pasok perusahaan Anda agar berjalan aman, efisien, dan terkendali.
Mari percayakan kebutuhan kepelabuhanan dan penyimpanan bahan baku Anda pada Chandra Daya Investasi untuk kemudahan dan keamanan yang optimal.
Baca juga: 8 Perbedaan Logistik dan Ekspedisi yang Perlu Diketahui!



