Sustainable energy adalah energi yang berasal dari sumber yang bisa diperbarui dan digunakan dalam jangka panjang tanpa merusak lingkungan atau mengurangi kesempatan generasi berikutnya untuk memenuhi kebutuhannya.
Masih bingung apa itu sustainable energy dan kenapa istilah ini sering dibahas? Simak artikel ini hingga akhir untuk memahami pentingnya sustainable energy bagi masa depan Bumi.
Apa Itu Sustainable Energy?
Sustainable energy adalah energi yang bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan manusia tanpa membuat sumbernya cepat habis. Artinya, energi ini bisa digunakan dalam waktu lama karena dapat diperbarui secara alami, seperti tenaga matahari, angin, atau air.
Sesuatu disebut berkelanjutan jika penggunaannya tidak merusak alam dan bisa pulih kembali dalam waktu yang relatif singkat. Jadi, sustainable energy tidak hanya dipakai di masa sekarang, tetapi juga tetap tersedia untuk generasi berikutnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, hidup berkelanjutan berarti berusaha mengurangi pemborosan, mulai dari makanan, air, hingga energi. Menggunakan energi terbarukan adalah salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mewujudkannya.
Beralih ke sustainable energy membantu menjaga lingkungan tetap sehat dan mendukung masa depan yang lebih aman. Menurut situs Kementerian ESDM, kontribusi sustainable energy di Indonesia pada 2025 mencapai 15,75% dari bauran energi nasional atau setara dengan 15,47 GW kapasitas terpasang. Porsi terbesar berasal dari hidro (6.784 MW), kemudian biomassa (3.195 MW), dan panas bumi (2.418 MW).
Tambahan kapasitas energi surya sebesar 573,8 MW dan angin 154,3 MW juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Data ini menjadi indikator bahwa transisi menuju target 50% bauran energi berkelanjutan pada 2030 terus bergerak, meski masih memerlukan percepatan pengembangan di berbagai sektor.
Baca juga: Sumber Energi Terbarukan: Investasi untuk Masa Depan Hijau
Pentingnya Sustainable Energy

Kondisi peningkatan suhu global menunjukkan betapa pentingnya sustainable energy saat ini. Kenaikan suhu sejak Revolusi Industri terjadi karena pembakaran bahan bakar fosil terus-menerus untuk memenuhi kebutuhan energi.
Gas karbon dioksida yang dihasilkan menumpuk di atmosfer dan merangkap panas sehingga memicu pemanasan global.
Dampaknya pun terlihat secara global. Es di kutub mencair, permukaan laut naik, dan cuaca ekstrem makin sering terjadi. Polusi dari energi berbahan fosil juga merusak udara, air, dan tanah, sekaligus meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Di sinilah peran sustainable energy menjadi penting. Energi berkelanjutan seperti tenaga surya, angin, dan air menghasilkan emisi gas rumah kaca dalam jumlah yang sangat kecil.
Dengan beralih ke sumber energi yang lebih bersih, pencemaran bisa berkurang, laju perubahan iklim dapat ditekan, dan ketersediaan energi dalam jangka panjang akan terjaga.
Artinya, sustainable energy bukan hanya menjadi pilihan alternatif, tetapi langkah yang perlu diambil untuk melindungi Bumi dan memastikan generasi selanjutnya tetap bisa hidup dengan aman dan sehat.
Baca juga: Apa itu Renewable Energy: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya
Manfaat Sustainable Energy

Tren sustainable energy consumption menunjukkan bagaimana energi berkelanjutan memberi dampak nyata bagi kehidupan sehari-hari. Energi ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesehatan, membuka peluang ekonomi, dan menjamin ketersediaan energi yang lebih aman dan stabil.
1. Meningkatkan Kesehatan Masyarakat
Penggunaan bahan bakar fosil seperti batu bara dan gas dapat menghasilkan polusi udara dan air. Polusi ini berisiko menyebabkan gangguan pernapasan, penyakit jantung, hingga masalah kesehatan serius lainnya.
Sustainable energy atau energi berkelanjutan hampir tidak menghasilkan polusi berbahaya. Dengan beralih ke energi terbarukan, kualitas udara menjadi lebih bersih dan kesehatan masyarakat lebih terjaga.
2. Menciptakan Lapangan Kerja Lokal
Peralihan ke sustainable energy mendorong pembangunan infrastruktur seperti pembangkit tenaga surya dan angin di dalam negeri. Proses ini membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar dan membantu menggerakkan ekonomi lokal.
Dana yang sebelumnya digunakan untuk membeli bahan bakar fosil bisa dialihkan untuk pengembangan energi bersih.
3. Mengurangi Jejak Karbon dan Emisi Gas Rumah Kaca
Energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin tidak menghasilkan emisi karbon saat digunakan. Hal ini membantu mengurangi jumlah gas rumah kaca di atmosfer yang menjadi penyebab utama pemanasan global.
Menggunakan sustainable energy di rumah maupun bisnis bisa menjadi langkah nyata untuk menekan dampak perubahan iklim.
4. Lebih Hemat Biaya dalam Jangka Panjang
Walau biaya pemasangan awal energi terbarukan terlihat cukup besar, dalam jangka panjang pengeluarannya cenderung lebih hemat.
Biaya teknologi seperti panel surya terus menurun setiap tahun. Setelah terpasang, sumber energinya bisa digunakan tanpa biaya bahan bakar, sehingga tagihan listrik dapat lebih stabil.
5. Meningkatkan Keamanan dan Ketersediaan Energi
Sustainable energy systems berasal dari sumber alami yang tidak akan habis, seperti matahari, angin, dan air. Ini membuat pasokan energi lebih aman dan tidak bergantung pada impor bahan bakar fosil. Dengan begitu, risiko krisis energi di masa depan bisa dikurangi.
Baca juga: 6 Jenis Sumber Energi Terbarukan untuk Masa Depan
Perbedaan Sustainable Energy dengan Renewable Energy

Banyak orang mengira sustainable energy dan renewable energy memiliki arti yang sama. Padahal, keduanya berbeda, terutama dari sisi sumber dan cara ketersediaannya.
Sustainable energy adalah energi yang secara teori tidak akan habis. Sumbernya selalu tersedia tanpa perlu “ditanam” atau dibuat ulang, contohnya matahari dan angin. Matahari dan angin tidak perlu diganti atau diproduksi ulang agar bisa terus dimanfaatkan. Selama sumber dari alam ini tetap ada, energi pun akan tetap tersedia.
Sementara itu, renewable energy adalah energi yang berasal dari sumber alam yang bisa diperbarui, tetapi tetap membutuhkan proses penggantian. Sumber energi alami seperti matahari dan angin juga termasuk di dalamnya, namun masih banyak lagi contoh dari alam lainnya. Salah satunya adalah bioenergi yang dibuat dari tanaman atau limbah pertanian seperti jerami dan kotoran hewan.
Tanaman seperti tebu dan jagung bisa ditanam kembali untuk menghasilkan energi sehingga disebut terbarukan. Namun, tetap diperlukan proses budidaya agar sumbernya tersedia lagi.
Jadi, perbedaannya terletak pada cara ketersediaannya. Sustainable energy tidak perlu diproduksi ulang, sedangkan renewable energy bisa habis jika tidak dikelola dengan baik, tetapi dapat diperbarui melalui proses alami.
Meski berbeda, keduanya sama-sama penting dalam menyediakan energi bersih. Baik sustainable maupun renewable energy membantu mengurangi polusi, menekan perubahan iklim, dan menjaga lingkungan tetap sehat dalam jangka panjang.
Percayakan Keperluan Energi Berkelanjutan pada Chandra Daya Investasi
Itulah penjelasan mengenai apa itu sustainable energy hingga perbedaannya dengan renewable energy. Beralih ke sumber energi yang lebih bersih dan tidak cepat habis tidak hanya membantu mengurangi emisi karbon, tetapi juga mendukung kesehatan masyarakat, stabilitas ekonomi, dan keamanan energi nasional.
Peralihan ke energi yang lebih bersih juga membutuhkan dukungan sistem kelistrikan yang andal. Salah satu sustainable energy companies yang berkontribusi adalah PT Krakatau Chandra Energi (KCE) yang menyediakan solusi listrik ramah lingkungan serta energi baru dan terbarukan.
Sebagai anak usaha Chandra Daya Investasi, KCE memiliki kapasitas pembangkit 120 MW untuk memasok kebutuhan listrik di Kawasan Industri Krakatau.
Sistem PLTGU berbasis Combined Cycle Power Plant (CCPP) membantu menghasilkan energi lebih efisien dengan bahan bakar gas alam. Pasokan energi turut diperkuat oleh PT Krakatau Posco Energy (KPE) melalui PLTU berkapasitas 200 MW dan jaringan transmisi hingga 150 kV.
Seluruhnya berada di bawah CDI Group, anak perusahaan Chandra Asri Group yang berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik.
Mari percayakan keperluan energi keberlanjutan kepada Chandra Daya Investasi sebagai #YourGrowthPartner dan wujudkan sistem energi yang lebih andal, efisien, serta siap mendukung pertumbuhan jangka panjang bersama.
Baca juga: Potensi dan Alasan Pentingnya Investasi Energi Terbarukan



