Clean energy berasal dari sumber yang dapat diperbarui dan tidak menghasilkan emisi yang mencemari udara saat digunakan. Penggunaannya berkaitan dengan upaya efisiensi energi dan inovasi ramah lingkungan.
Istilah clean energy sering dianggap sama dengan green energy atau renewable energy, padahal ketiganya memiliki makna yang tidak sepenuhnya sama. Untuk memahami pengertian hingga jenis clean energy lebih jelas, simak artikel ini sampai selesai.
Apa Itu Clean Energy?

Clean energy berasal dari sumber yang tidak menghasilkan polusi udara sehingga membantu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mendukung penggunaan energi yang lebih ramah bagi Bumi.
Beberapa contoh clean energy berasal dari sumber yang dapat diperbarui, seperti matahari dan angin. Mengingat penggunaannya tidak menghasilkan emisi berbahaya, jenis energi ini semakin banyak digunakan sebagai alternatif pengganti bahan bakar fosil dalam berbagai sektor.
Dilansir dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, perkembangan energi bersih di Indonesia menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan pada tahun 2025. Kapasitas terpasang Energi Baru dan Terbarukan (EBT) mencapai 15.630 MW, dengan kontribusi atau bauran sebesar 15,75% di sektor listrik.
Angka tersebut bahkan sedikit melebihi target yang ditetapkan dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN), yaitu 15,9%. Data ini menunjukkan bahwa Indonesia semakin serius mendorong penggunaan energi bersih untuk mendukung listrik yang lebih ramah lingkungan.
Mengapa Clean Energy Penting?
Penggunaan clean energy yang berasal dari energi terbarukan utamanya memberikan dampak positif bagi lingkungan. Dengan diterapkannya clean energy, diharapkan masa depan energi yang lebih aman dan berkelanjutan dapat tercipta.
Selain menjaga sumber daya alam, clean energy juga dapat mengurangi risiko kerusakan lingkungan, seperti tumpahan bahan bakar atau kebocoran gas yang bisa mencemari udara dan air.
Pemanfaatan berbagai sumber energi yang berbeda juga membantu menciptakan pasokan listrik yang lebih stabil sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat tetap terpenuhi dengan lebih aman.
Baca juga: Perkuat Peran CDI Group: Chandra Asri Group dan EGCO Suntik Modal Tambahan
Jenis Clean Energy

Tahukah Anda bahwa beberapa sumber energi bersih tersedia secara alami dan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik secara lebih ramah lingkungan? Berikut beberapa jenis clean energy yang paling banyak digunakan:
1. Energi Matahari
Energi matahari merupakan salah satu contoh energi bersih dan terjangkau yang berasal dari sinar matahari. Sumber energi ini tidak menghasilkan polusi udara saat digunakan sehingga lebih ramah bagi lingkungan.
Melalui teknologi seperti panel surya, sinar matahari dapat diubah menjadi listrik untuk berbagai kebutuhan, termasuk pencahayaan di rumah. Karena berasal dari alam dan tersedia melimpah, energi matahari menjadi salah satu sumber clean energy yang banyak dimanfaatkan.
Adapun salah satu contoh pemanfaatan tenaga surya sebagai pembangkit listrik dapat dilihat pada solusi energi terbarukan dari Chandra Daya Investasi.
Melalui anak perusahaannya, PT Krakatau Chandra Energi, Chandra Daya Investasi mengoperasikan panel surya dengan kapasitas sekitar 2.200 kWp yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi di kawasan industri.
Seluruh fasilitas energi ini dikelola oleh Chandra Daya Investasi, bagian dari Chandra Asri Group, yang fokus pada pengembangan infrastruktur energi dan menjaga keandalan pasokan listrik bagi sektor industri.
2. Energi Angin
Energi angin merupakan salah satu jenis clean energy yang dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu panjang. Sumber energi ini berasal dari pergerakan angin di alam yang jumlahnya melimpah dan tidak mudah habis.
Angin dapat diubah menjadi listrik dengan menggunakan turbin angin. Listrik yang dihasilkan kemudian dapat disalurkan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Pembangkit listrik tenaga angin bisa dibangun di darat maupun di laut.
Namun, turbin angin yang berada di laut biasanya menghasilkan listrik yang lebih stabil karena kecepatan anginnya cenderung lebih kuat dan konsisten.
3. Energi Air
Air juga termasuk salah satu sumber clean energy yang berasal dari alam. Jumlahnya sangat melimpah dan terus tersedia karena mengikuti siklus alami, sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu panjang.
Air dapat digunakan untuk menghasilkan listrik melalui pembangkit listrik tenaga air. Aliran air dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah dapat menggerakkan turbin dan menghasilkan energi listrik. Selain itu, pergerakan ombak di laut juga berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber energi.
Ketersediaan air yang melimpah di Bumi membuatnya menjadi energi dengan potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai sumber listrik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Baca juga: Sumber Energi Terbarukan: Investasi untuk Masa Depan Hijau
Perbedaan Clean Energy, Green Energy, dan Renewable Energy
Istilah clean energy, green energy, dan renewable energy sering muncul dalam pembahasan tentang energi yang lebih ramah lingkungan. Ketiganya memang saling berkaitan, sehingga banyak orang menganggap artinya sama. Padahal, masing-masing istilah memiliki pengertian yang sedikit berbeda.
Clean energy adalah energi yang tidak menghasilkan polusi udara saat digunakan. Energi ini tidak melepaskan gas berbahaya ke atmosfer, seperti karbon dioksida, metana, atau nitrous oxide. Clean energy dianggap lebih aman bagi lingkungan karena tidak mencemari udara sehingga dapat membantu upaya mengurangi dampak perubahan iklim.
Renewable energy adalah energi yang berasal dari sumber yang dapat diperbarui secara alami. Sumber energi ini tidak akan habis karena terus tersedia di alam dalam waktu relatif singkat. Contohnya adalah energi matahari, angin, air, dan panas bumi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Sementara itu, green energy merupakan energi yang berasal langsung dari sumber alami dan memiliki dampak yang sangat kecil terhadap lingkungan. Energi ini biasanya berasal dari proses alami seperti sinar matahari, angin, atau aliran air yang dapat dimanfaatkan tanpa merusak ekosistem di sekitarnya.
Itulah penjelasan mengenai clean energy, mulai dari pengertian hingga perbedaannya dengan renewable energy dan green energy. Pemanfaatan clean energy menjadi salah satu langkah penting yang dapat dilakukan oleh sektor industri untuk mengurangi emisi karbon sekaligus menjaga lingkungan.
Dengan beralih ke sumber energi yang lebih bersih, operasional industri tetap dapat berjalan optimal tanpa menghasilkan polusi udara dalam jumlah besar.
Pemanfaatan clean energy tidak bisa berjalan maksimal tanpa dukungan penyedia energi yang memiliki jaringan dan infrastruktur yang kuat serta pasokan listrik yang stabil. Untuk menjawab kebutuhan ini, Chandra Daya Investasi menyediakan layanan energi yang dirancang khusus untuk mendukung kegiatan industri.
Dengan dukungan dari Chandra Daya Investasi sebagai #YourGrowthPartner, kebutuhan energi industri dapat terpenuhi secara konsisten, sekaligus mendukung transisi menuju penggunaan energi bersih yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Baca juga: CDI Group Perluas Portofolio PLTS Menjadi 11 MWp pada November 2025



